PKM 2020 : MESIN PRODUKSI ROTI KERING PAKAN TERNAK (SIROKER)

Program Kreatifitas Mahasiswa Teknologi (PKM-T) Mesin Produksi Roti Kering Pakan Ternak (SIROKER) Guna Mestabilkan Produktivitas Susu Sapi Perah adalah inovasi baru yang diciptakan oleh mahasiswa Untidar yang tergabung dalam tim PKM T Untidar tahun 2020. Ide pembuatan mesin ini digagas oleh Sri Widiastuti,mahasiswa Peternakan sekaligus sebagai ketua Tim PKM T mesin produksi roti kering pakan ternak. Di bawah bimbingan Xander Salahudin, S.T., M.Eng, Sri Widaistuti berkolaborasi dengan mahasiswa lain dari berbagai program studi, yaitu Siti Rohanah (Mahasiswa PBSI), Adi Riski Setiawan (Mahasiswa Teknik Mesin), Alvian Dwi Erlansyah (Mahasiswa Teknik mesin), Rizkian Mubarok (Mahaisswa Teknik Mesin), serta Rahmat Hidayat (Mahasiwa Teknik Elektro) untuk mewujudkan idenya menciptakan rancangan Mesin Produksi Roti Kering Pakan Ternak.

SIROKER hadir untuk membantu para peternak sapi perah di Desa Pandean, Kecamatan Ngablak, Magelang khususnya dan peternak sapi di Indonesia umumnya agar produksi susu sapi tetap stabil meski saat musim kemarau. Menurut pak Tugiyono selaku ketua kelompok ternak Ngudi Luhur desa Pandean, peternak sangat sulit mencari pakan hijauan saat musim kemarau sehingga berdampak pada menurunnya susu yang dihasilkan. Mereka harus mencari pakan hijauan untuk sapi-sapi mereka hingga ke luar kota seperti Semarang dan Salatiga yang jaraknya cukup jauh dari rumah mereka, sehingga memerlukan waktu dan biaya lebih agar kebutuhan pakan dapat terpenuhi.  Untuk itu, perlu adanya pakan yang dapat bertahan lama sehingga dapat digunakan sebagai pakan di musim kemarau, yakni roti kering pakan ternak. Dalam pembuatnya dibutuhkan mesin produksi roti kering sebagai pakan saat musim kemarau tiba.

“Mesin Produksi Roti Kering Pakan Ternak yang kami ciptakan, memiliki beberapa keunggulan, yaitu terjangkau, mudah dioperasikan dan sederhana. Mesin ini dapat dengan mudah dan cepat dalam mencetak roti kering sehingga hasil yang didapat jumlahnya lebih banyak tanpa memerlukan waktu yang lama dan biaya yang mahal. Untuk satu kali produksi hanya membutuhkan waku 10 menit saja.” Ujar Adi Riski selaku perancang mesin kepada Reviewer saat Monev (14/102020).

PKM 2020 : PIRAuto, MESIN PEMIPIL DAN PERAJANG JAGUNG OTOMATIS

Program Kreatifitas Mahasiswa Teknologi (PKM-T) PIRAuto, Mesin Pemipil dan Perajang Jagung Otomatis dengan Metode Mechanics Centrifugal Pressure karya mahasiswa Universitas Tidar mampu membantu petani dalam penanganan pasca panen jagung.

“Jika manual, 1,5 ton jagung perlu waktu 10 hari. Sedangkan, dengan PIRAuto 1,5 ton mampu diselesesaikan dalam 2,5 hari. Mesin ini mampu membantu petani menghemat waktu, tenaga, dan biaya dalam penanganan pasca panen jagung,” kata Wahyu Fitri, Ketua Tim PKM-T PIRAuto.

Bersama Sri Widiastuti, M. Alfan Setiawan, Hamid Afandi, Alvian Dwi Erlansyah, Alfiyah Ibni Aqil, dan bimbingan dari Xander Salahudin, S.T., M.Eng., Wahyu menciptakan sebuah ide mesin tepat guna dalam bidang pertanian yang bertujuan mempermudah para petani dalam proses penanganan pasca panen.

“Keunggulan produk ini sederhana, efektif, efisien, ekonomis, ramah lingkungan, serta mudah dipindahkan sehingga cocok digunakan kelas rumahan,” ujar Wahyu pada Sosialisasi Hasil PKM-T 2020 kepada Mitra melalui Zoom Meeting, Senin (21/09/2020) yang diikuti Gabungan Kelompok Tani Dadi Mulyo Desa Pucanganom dan dihadiri oleh Xander Salahudin, S.T., M.Eng selaku pembimbing.

“PIRAuto merupakan terobosan dari temen-temen mahasiswa (UNTIDAR) yang mampu memberikan solusi terhadap permasalahan petani jagung. Saya berharap kedepannya PIRAuto ini dapat diimplementasikan serta memberikan manfaat untuk Kelompok Tani Dadi Mulyo Desa Pucanganom sehingga silahturahmi kita tetap terjalin,” kata Xander Salahudin, S.T., M.Eng. pada Sosialisasi Hasil PKM-T 2020.

Hamid Afandi selaku anggota tim menyampaikan bahwa PIRAuto dapat melakukan tiga fungsi sekaligus, yaitu memipil biji jagung, membersihkan pipilan biji jagung, serta merajang tongkol jagung. Oleh sebab itu, proses penanganan pasca panen jagung akan lebih efektif dan efisien dengan mesin ini.

“Mekanisme kerja mesin ini cukup sederhana, yaitu menggunakan energi listrik minimal 450 watt. Mesin ini memanfaatkan gaya sentrifugal yang dihasilkan putaran motor menjadi gaya dorong yang akan mendorong jagung menuju pisau pemipil. Tongkol jagung yang habis terpipil akan terdorong menuju pisau perajang sehingga akan terpotong kecil-kecil dan siap digunakan sebagai pakan ternak. Sedangkan pipilan biji jagung akan dibersihkan dari kotoran terlebih dahulu sebelum dikeluarkan,” terang Hamid.

PIRAuto telah disosialisasikan pada 21 September 2020 kepada Kelompok Tani Dadi Mulyo, Desa Pucanganom, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul melalui Daring. Sosialisasi tersebut mendapatkan sambutan positif dari Kelompok Tani Dadi Mulyo dan besar kemungkinan mesin ini bisa diterima dan diimplementasikan oleh masyarakat yang ada disana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman mahasiswa sudah mengajak kami bekerja sama dalam program ini. Semoga dalam kerjasama ini menghasilkan manfaat untuk kita semua, serta semoga mesin ini mampu kami implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Sujari selaku Ketua Gabungan Kelompok Tani Dadi Mulyo Desa Pucanganom.

Besar harapan bahwa PIRAuto dapat membantu memberikan solusi terbaik terhadap permasalahan petani jagung yang ada di Indonesia. Wahyu Fitri dan teman satu timnya mengimplementasikan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada Masyarakat dengan membuat inovasi mesin pengolahan jagung. (Alfiyah Ibni/DN)

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI INTERNAL PROPOSAL PKM TAHUN PELAKSANAAN 2020

Pengumuman Perihal Penerimaan Proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Tahun Pelaksanaan 2020

PKM-2020-Pengumuman-Penerimaan-Proposal

Berikut Hasil Reviewnya :

Lolos Seleksi Review PKM UNTIDAR Pendanaan Tahun 2020

Buku-Pedoman-PKM-2020

Informasi tambahan :

  1. Akun dan password Mahasiswa dan Dosen Pembimbing  dapat diambil ke Saudari Dina (BAKPK) & Lili (Sekretaris Wakil Rektor 3) dengan membawa data Nama Ketua, NPM Ketua PKM, dan NIDN Dosen pembimbing.
  2. Pengambilan akun dapat diambil pada jam kerja (08.00-16.00 wib) dan maksimal pengambilan akan dilayani hingga tanggal 15 Desember 2019 pukul 16.00

22 Tim PKM UNTIDAR Dimonev

Pengumuman dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi nomor B/81/B.B3/KM.02.01/2019 tertanggal 20 maret lalu mengenai Pengumuman Penugasan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang Tahun 2019. UNTIDAR lolos 22 tim dengan rincian lolos PKMK sejumlah 2 tim , PKMC sejumlah 1tim , PKMM sejumlah 13 tim , PKMPE sejumlah 3 tim , PKMPSH sejumlah 1 tim dan PKMT sejumlah 2 tim.

Universitas Tidar (UNTIDAR) dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) tahun 2019 dengan peserta dari UNTIDAR, Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM), Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) dan Akademi Keperawatan Ngesti Waluyo. Kegiatan berlangsung pada 17 – 19 Juli.

Perwakilan UMP saat presentasi di depan Reviewer

Sebanyak 59 tim akan di monev oleh dua reviewer nasional yaitu Slamet Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D dari Universitas Muhammmadiyah Yogyakarta  dan Eko Retno Mulyaningrum S.Pd., M.Pd dari Universitas PGRI Semarang. Perwakilan dari BELMAWA, Eva Haslinda, S.Sos turut mendampingi proses MONEV itu.

Pembukaan monev kala itu juga turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dari UMM dan UMP serta tim. Dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR Ia menyampaikan harapannya kepada para peserta MONEV yang hadir untuk tidak hanya sampai tahap didanai namun juga dapat maju PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional).

“PKM  diwilayah Kedu sudah mulai meningkat dilihat dari banyaknya peserta yg mengikuti, harapannya supaya PKM tidak hanya didanai belmawa saja akan tetapi bisa memenangkan PIMNAS”, jelasnya

Ia juga menambahkan sumber daya manusia wilayah kedu harusnya tinggi karena dilihat dari napak tilas bahwa pendahulu merupakan orang yang sangat pintar dengan adanya Candi Borobudur yang emruapak khas Kota Magelang. “Kita yang tinggal di wilayah  Kedu seharusnya memiliki sumber daya manusia tinggi sesuai dengan pendahulu kita yang dapat membuat Candi Borobudur sebagai ciri khas kota yang  sudah mendunia”, tambahnya. (HDN)

Reviwer Monev PKM 2019

Didi Muno : Senang, Dapat Kembali Mengibarkan Bendera Universitas Tidar di PIMNAS

Dari 136 Universitas se-Indonesia, Universitas Tidar (UNTIDAR) terpilih dalam  Penetapan Peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-31 Tahun 2018 yang terselenggara di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY ) mulai tanggal 28 agustus dan berakhir di tanggal 02 september.

Dimulai dengan pengumpulan proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) sejumlah 48.088 se Indonesia, kemudian diseleksi hingga 4.188 proposal. Keseluruhan proposal didanai kemudian diseleksi lagi, hingga akhirnya dilakukan monev eksternal sehingga tinggal 440 peserta yang maju PIMNAS. UNTIDAR  termasuk dalam 440 peserta yang mengikuti PIMNAS dengan menampilkan alat yang diberi nama ALTABATIS.

ALTABATIS (Alat Tanam Biji Jagung Semi Otomatis),  merupakan alat tanam biji jagung. Inovasi alat yang memanfatkan gaya sentrifugal dari putaran roda untuk membuka dan menutup katup keluaran biji dan abu.  Aplikasi alat ini digunakan pada tanah liat sesuai dengan kondisi mitra kami yang berada di Blengorwetan, Kecamatan Ambal, Kabupaten, Kebumen.

Sebelum mengikuti PIMNAS , alat ini telah disosialisasikan dan dicoba digunakan pada petani yang terdapat pada desa Blengorwetan, Kebumen. Repson dari petani bagus, karena memudahkan mereka dalam menanam biji jagung. Selain itu juga waktu penamannya menjadi cepat.

“ Bersyukur  kami panjatkan karena rangkaian seleksi PKM yang begitu panjang hampir 1 tahun perjalanannya hingga sampai PIMNAS”, ungkap Didi Muno.

Menurut Ketua PKM ALTABATIS itu,  selama seminggu, acara PIMNAS ada dua kejuaraan terselenggara yaitu dimulai dari presentasi dan dilanjutkan dengan gelar produk dan poster. “Rangkain acara disana banyak sekali, satu minggu acara PIMNAS itu tak terasa, karena semua menyenangkan. Kami mendapatkan banyak ilmu, pengalaman serta teman”, jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk perlombaan tetapi juga bertemu dengan banyak mahasiswa se-indonesia sehingga dapat saling bertukar gagasan, pikiran,  dan menunjukan karya ilmiah masing-masing.

“Senang karena bisa bertemu mahasiswa- mahasiswa hebat disana dan dengan bangganya bisa mengibarkan bendera UNTIDAR di sana,  diantara ratusan bendera universitas lain se-indonesia”, katanya.

Didi menambahakan bahwa UNTIDAR pernah masuk dalam PIMNAS. Tahun 2016 lalu dan tahun ini kembali mengikuti ajang tersebut. Menurutnya PIMNAS merupakan  kompetisi yang  bergengsi untuk mahasiswa indonesia.

Baca : http://untidar.ac.id/pkm-2018-altabatis-alat-tanam-biji-jagung-semi-otomatis/

Hasil Seleksi PKM-KT Universitas Tidar Dan Berhak Unggah Simbelmawa Usulan Tahun 2017

Hasil Seleksi PKM-KT Universitas Tidar Dan Berhak Unggah Simbelmawa Usulan Tahun 2017

LA SEGAR SIAP MAJU PIMNAS 2016 WAKILI UNTIDAR

MAGELANG – Tim Program Kreatifitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) Lukisan dari Serbuk Gergaji (La Segar) lolos seleksi dan menjadi satu-satunya wakil UNTIDAR di PIMNAS 2016. Pekan Mahasiswa Ilmiah Nasional (PIMNAS) ke 29 ini akan digelar di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 7 – 12 Agustus 2016.

Hasil karya La Segar

Hasil karya La Segar

Read more

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) UNIVERSITAS TIDAR LOLOS SELEKSI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI TAHUN PENDANAAN 2016

Magelang, 23 Februari 2016 – Sebanyak 15 proposal PKM Universitas Tidar berhasil lolos seleksi tingkat Kemristekdikti. Kepastian tersebut diperoleh melalui pengumuman hasil evaluasi Program Kreativitas Mahasiswa 5 Bidang untuk pendanaan tahun anggaran 2016 dalam surat Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti Nomor 117/B3.1/KM/2016 pada tanggal 22 Februari 2016.

Pencapaian ini meningkat 50% dibandingkan tahun 2015. Dari  proposal yang diusulkan sejumlah 144, prosentase tingkat keberhasilan proposal telah mencapai target yakni 10,42%.

Universitas Tidar termasuk salah satu dari 87 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang turut memperoleh Hibah PKM, dari 134 PTN yang mengajukan proposal. Sementara itu, dilihat dari jumlah proposal yang diterima, Universitas Tidar menduduki ranking 39 dan berkedudukan sama dengan Universitas Bengkulu dan Universitas Negeri Medan.

Selain peningkatan jumlah proposal yang lolos seleksi, hasil ini juga menunjukkan bahwa Universitas Tidar mampu berkompetisi dan meningkatkan kompetensinya terhadap PTN-PTN lain baik PTN yang telah lama berdiri maupun PTN baru. Mengingat dalam PKM ini pengajuan proposal didasarkan dari jumlah Program Studi, maka rasio lolos 15 proposal berbanding dengan 10 Prodi yang dimiliki Universitas Tidar merupakan suatu catatan keberhasilan, dengan melihat sebagian besar PTN lain yang notabene relatif memiliki lebih banyak Program Studi.

Mahasiswa pelaksana dari Universitas Tidar yang memperoleh hibah PKM untuk PTN Tahun 2016 yakni:

NONAMA PELAKSANAJURUSAN/PRODIJUDUL PROPOSALSKEMA
1Muhammad Cahyo PurnomoAgroteknologiBudidaya Jamur Merang Metode SUNBATHING BERO (Upaya Pemanfaatan Cahaya Matahari pada Musim Bero)PKMK
2Hafidha Ade LuthfianaAgroteknologiPenggemukan Kelinci Rex Murah Dengan Pakan Fermentasi LimbahPKMK
3Siti Naili SholikhahPendidikan Bahasa InggrisMIMIK BALON (Miniatur Mobil Antik dari Limbah Paralon) Perintis Suvenir Ramah LingkunganPKMK
4Bayu Setiaji MuslihTeknik SipilBudidaya Lele Sangkuriang Secara Organik Dengan Metode Konservasi Air TanahPKMK
5Ummi Farida FitrianiAgroteknologiMETARIL PLUS Media Tanam Steril Arang Sekam Plus PGPR Sebagai Media TanamPKMK
6Sahrul MubarokPendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaLa Segar(Lukisan Dari Serbuk Gergaji) Solusi Jitu Daur Ulang Limbah Serbuk Gergaji yang Ramah LingkunganPKMK
7Arif RizalAgroteknologiNanas MinNanas Mini, Tanaman Unik Penghias Mejai, Tanaman Unik Penghias MejaPKMK
8Destiana Rizqi FauziaPendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia‘JENDOL BANG POPEYE” (Jenang Dodol Batang Pohon Pepaya) Pemanfaatan White Milky Latex pada Batang Pohon Pepaya sebagai Jajanan Sehat Anti Tumor dan Kanker.PKMK
9Vivanti PuspitasariPendidikan Bahasa InggrisKhimar ‘Nature’ Inovasi Hijab Syar’i dan Trendy Bertema AlamPKMK
10Ratna WulandariPendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaPemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani di Desa Gondang Wayang, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung melalui “PERMEN 3 IN 1” (Pelatihan Fermentasi Limbah Cangkang Kopi, Bekatul, dan Ampas Tahu) dengan Sistem Bank Limbah sebagai Pakan Alternatif Pengganti Rumput di Musim KemarauPKMM
11Windiya Nur AlitaIlmu Administrasi NegaraPengelolaan Sistem Pengairan Terpadu Di Dusun Sedono Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Yang Belum Terfasilitasi Air BersihPKMM
12Intan Mustika GunawanTeknik SipilPelatihan: Pemanfaatan Limbah Ternak Sapi Menjadi Biogas Sebagai Energi BaruTerbarukan Di Dusun Trenten Desa Trenten Kecamatan Candimulyo Kabupaten MagelangPKMM
13HidayatullahTeknik MesinSi Pintor’ Mesin Pemipih Melinjo Dengan Metode RollPKMT
14Danang Henri WibowoTeknik MesinSi Jambrong’ Mesin Sate Jagung Dan Berondong: Mesin Serbaguna Untuk Membuat Jagung Bakar Dan Berondong Dengan Menjaga Kualitas Rasa AlamiPKMT
15Bagas Dwi PrakosoTeknik MesinAplikasi Mesin Pengupas Kacang Tanah Tipe Ruji Sebagai Peningkat Efisiensi Produksi Di Kelompok Tani Putro Makaryo, Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten TemanggungPKMT

15 Proposal yang lolos tersebut akan dikompetisikan di tingkat nasional mewakili Universitas Tidar ke seleksi tahap berikutnya.

Mekanisme penyaluran dana hibah akan dilakukan melalui kontrak kerja antara Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) dengan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Tidar setelah mengisikan Formulir Isian Kontrak PKM 2016 berikut dokumen-dokumen yang diperlukan.

Berdasarkan hasil seleksi tersebut, Universitas Tidar melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Tidar (Dr. Bambang Kuncoro, M.Si.), memberikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa yang telah berhasil mewakili Universitas Tidar dan memberikan pendampingan pelaksanaan hingga kompetisi PIMNAS ke-29. Bagi mahasiswa yang belum lolos, akan terus dipacu dalam penyusunan proposal untuk diusulkan tahun 2016 dengan target usulan 600 proposal dengan target lolos seleksi sebesar 10% (60 proposal).

Sumber: http://simlitabmas.dikti.go.id/

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) UNIVERSITAS TIDAR LOLOS SELEKSI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI TAHUN PENDANAAN 2016

Magelang, 23 Februari 2016 – Sebanyak 15 proposal PKM Universitas Tidar berhasil lolos seleksi tingkat Kemristekdikti. Kepastian tersebut diperoleh melalui pengumuman hasil evaluasi Program Kreativitas Mahasiswa 5 Bidang untuk pendanaan tahun anggaran 2016 dalam surat Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti Nomor 117/B3.1/KM/2016 pada tanggal 22 Februari 2016.

Pencapaian ini meningkat 50% dibandingkan tahun 2015. Dari  proposal yang diusulkan sejumlah 144, prosentase tingkat keberhasilan proposal telah mencapai target yakni 10,42%.

Universitas Tidar termasuk salah satu dari 87 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang turut memperoleh Hibah PKM, dari 134 PTN yang mengajukan proposal. Sementara itu, dilihat dari jumlah proposal yang diterima, Universitas Tidar menduduki ranking 39 dan berkedudukan sama dengan Universitas Bengkulu dan Universitas Negeri Medan.

Selain peningkatan jumlah proposal yang lolos seleksi, hasil ini juga menunjukkan bahwa Universitas Tidar mampu berkompetisi dan meningkatkan kompetensinya terhadap PTN-PTN lain baik PTN yang telah lama berdiri maupun PTN baru. Mengingat dalam PKM ini pengajuan proposal didasarkan dari jumlah Program Studi, maka rasio lolos 15 proposal berbanding dengan 10 Prodi yang dimiliki Universitas Tidar merupakan suatu catatan keberhasilan, dengan melihat sebagian besar PTN lain yang notabene relatif memiliki lebih banyak Program Studi.

Mahasiswa pelaksana dari Universitas Tidar yang memperoleh hibah PKM untuk PTN Tahun 2016 yakni:

NONAMA PELAKSANAJURUSAN/PRODIJUDUL PROPOSALSKEMA
1Muhammad Cahyo PurnomoAgroteknologiBudidaya Jamur Merang Metode SUNBATHING BERO (Upaya Pemanfaatan Cahaya Matahari pada Musim Bero)PKMK
2Hafidha Ade LuthfianaAgroteknologiPenggemukan Kelinci Rex Murah Dengan Pakan Fermentasi LimbahPKMK
3Siti Naili SholikhahPendidikan Bahasa InggrisMIMIK BALON (Miniatur Mobil Antik dari Limbah Paralon) Perintis Suvenir Ramah LingkunganPKMK
4Bayu Setiaji MuslihTeknik SipilBudidaya Lele Sangkuriang Secara Organik Dengan Metode Konservasi Air TanahPKMK
5Ummi Farida FitrianiAgroteknologiMETARIL PLUS Media Tanam Steril Arang Sekam Plus PGPR Sebagai Media TanamPKMK
6Sahrul MubarokPendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaLa Segar(Lukisan Dari Serbuk Gergaji) Solusi Jitu Daur Ulang Limbah Serbuk Gergaji yang Ramah LingkunganPKMK
7Arif RizalAgroteknologiNanas MinNanas Mini, Tanaman Unik Penghias Mejai, Tanaman Unik Penghias MejaPKMK
8Destiana Rizqi FauziaPendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia‘JENDOL BANG POPEYE” (Jenang Dodol Batang Pohon Pepaya) Pemanfaatan White Milky Latex pada Batang Pohon Pepaya sebagai Jajanan Sehat Anti Tumor dan Kanker.PKMK
9Vivanti PuspitasariPendidikan Bahasa InggrisKhimar ‘Nature’ Inovasi Hijab Syar’i dan Trendy Bertema AlamPKMK
10Ratna WulandariPendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaPemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani di Desa Gondang Wayang, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung melalui “PERMEN 3 IN 1” (Pelatihan Fermentasi Limbah Cangkang Kopi, Bekatul, dan Ampas Tahu) dengan Sistem Bank Limbah sebagai Pakan Alternatif Pengganti Rumput di Musim KemarauPKMM
11Windiya Nur AlitaIlmu Administrasi NegaraPengelolaan Sistem Pengairan Terpadu Di Dusun Sedono Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Yang Belum Terfasilitasi Air BersihPKMM
12Intan Mustika GunawanTeknik SipilPelatihan: Pemanfaatan Limbah Ternak Sapi Menjadi Biogas Sebagai Energi BaruTerbarukan Di Dusun Trenten Desa Trenten Kecamatan Candimulyo Kabupaten MagelangPKMM
13HidayatullahTeknik MesinSi Pintor’ Mesin Pemipih Melinjo Dengan Metode RollPKMT
14Danang Henri WibowoTeknik MesinSi Jambrong’ Mesin Sate Jagung Dan Berondong: Mesin Serbaguna Untuk Membuat Jagung Bakar Dan Berondong Dengan Menjaga Kualitas Rasa AlamiPKMT
15Bagas Dwi PrakosoTeknik MesinAplikasi Mesin Pengupas Kacang Tanah Tipe Ruji Sebagai Peningkat Efisiensi Produksi Di Kelompok Tani Putro Makaryo, Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten TemanggungPKMT

15 Proposal yang lolos tersebut akan dikompetisikan di tingkat nasional mewakili Universitas Tidar ke seleksi tahap berikutnya.

Mekanisme penyaluran dana hibah akan dilakukan melalui kontrak kerja antara Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) dengan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Tidar setelah mengisikan Formulir Isian Kontrak PKM 2016 berikut dokumen-dokumen yang diperlukan.

Berdasarkan hasil seleksi tersebut, Universitas Tidar melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Tidar (Dr. Bambang Kuncoro, M.Si.), memberikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa yang telah berhasil mewakili Universitas Tidar dan memberikan pendampingan pelaksanaan hingga kompetisi PIMNAS ke-29. Bagi mahasiswa yang belum lolos, akan terus dipacu dalam penyusunan proposal untuk diusulkan tahun 2016 dengan target usulan 600 proposal dengan target lolos seleksi sebesar 10% (60 proposal).

Sumber: http://simlitabmas.dikti.go.id/